$type=carousel$count=10$cols=3$cate=0$show=home

$type=grid$rm=0$sn=0$count=1$va=0$show=home

$type=three$tbg=$count=3$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=1$show=home

Euforia Batu Giok di Aceh

Sejak enam bulan terakhir, masyarakat Aceh khususnya kaum lelaki sedang heboh mengoleksi batu akik atau sering juga disebut batu giok. B...


Sejak enam bulan terakhir, masyarakat Aceh khususnya kaum lelaki sedang heboh mengoleksi batu akik atau sering juga disebut batu giok. Batu akik yang di antaranya berjenis biosolar dan cempaka madu ini tengah menjadi primadona di berbagai kalangan seperti PNS, karyawan swasta, wartawan, pengusaha, bahkan ibu-ibu. Karenanya, bisnis batu giok pun sekarang ini sudah sangat menjamur di Aceh. 

Salah satu kios batu giok di Gem Stone,
Ulee Lheue, Banda Aceh.
Tempat penjualan dan pengasahan batu akik dapat dengan mudah dijumpai di Kota Banda Aceh. Bahkan, di kawasan Ulee Lheue telah dibangun sebuah tempat khusus bagi pengusaha batu akik, yaitu Gem Stone yang selalu ramai didatangi pembeli. Berbagai jenis, warna, model dan ukuran batu giok tersedia. Para pembeli juga dapat memilih sendiri model dan ukuran batu giok sesuai selera, tentunya dengan harga yang berbeda-beda mulai dari Rp 50.000 hingga jutaan rupiah. . 

Bagi para pecinta batu mulia, harga tidak menjadi masalah. Buktinya, banyak yang rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah demi mendapatkan batu giok yang mereka inginkan. Dengan kata lain kepuasan tidak dapat diukur dengan materi. Yang terpenting kepuasan mereka terpenuhi dan hobi mengoleksi batu giok tersalurkan.

Suasana kios Gem Stone di Ulee Lheue, Banda Aceh.
Seorang penjual sedang
mengasah batu giok.
Sebelum siap digunakan sebagai cincin, gelang, atau liontin, batu giok ini masih berupa bongkahan. Sekilas batu giok yang belum diolah terlihat biasa saja, tidak ada yang istimewa. Namun ternyata, bongkahan batu yang masih mentah ini bernilai sangat tinggi setelah dibentuk dan diasah. Setiap bongkahan batu giok dapat menghasilkan beberapa batu giok kecil yang biasa digunakan sebagai mata cincin atau liontin. Jika batu giok yang sudah jadi dapat langsung dipakai, maka batu giok yang masih berbentuk bongkahan ini harus dibentuk dan diasah terlebih dahulu. Kios-kios yang menjual batu giok biasanya juga menawarkan jasa asah batu dengan tarif Rp 30.000 per butir.

Batu giok yang masih berbentuk bongkahan dan belum diolah.
Euforia batu giok ini mengingatkan saya beberapa tahun silam, dimana hal serupa juga pernah terjadi. Jika sekarang warga Aceh demam giok, sekitar tahun 2000, warga Aceh khususnya kaum ibu juga pernah dihebohkan dengan kemunculan bunga euphorbia. Bunga ini dulu pernah menjadi tanaman yang paling dicari dan diburu kaum ibu meskipun harganya mencapai ratusan ribu rupiah per pot. Hampir setiap rumah memiliki bunga yang memiliki aneka warna ini (merah, putih, pink) di halamannya. Namun seiring berjalannya waktu, masa kejayaan bunga euphorbia ini memudar dan lambat laun akhirnya menghilang dengan sendirinya. Meski sekarang bunga ini masih sering dijumpai di rumah-rumah warga, namun keberadaannya tidak seistimewa dulu.

Bunga euphorbia yang pernah ngetren
dan mencuri perhatian kaum ibu di Aceh.
Tidak hanya itu, beberapa tahun setelahnya (2003), warga Aceh kembali dihebohkan dengan kehadiran ikan Louhan. Pada masanya, ikan hias ini selalu dapat dijumpai hampir disemua rumah warga. Ikan dengan ciri khas jidat yang menonjol ke atas dan bermata bulat ini menjadi primadona baru bagi warga Aceh kala itu. Namun, nasibnya sama dengan bunga euphorbia yang akhirnya memudar dan menghilang. Kesenangan masyarakat Aceh memelihara ikan Louhan dalam akuarium ini hanya sesaat seolah mengikuti tren saja.

Ikan Louhan yang juga pernah heboh di Aceh.
Lalu bagaimana dengan pesona batu giok yang sedang digandrungi warga Aceh saat ini? Apakah ini hanya sekedar euforia sementara yang akhirnya juga akan menghilang seperti nasib bunga euphorbia dan ikan Louhan? Sampai kapankah pesona batu giok akan menghipnotis warga Aceh? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. 

Batu giok berupa cincin yang sudah jadi.

Share:

Facebook Google+ Twitter
privacy-icon.pngTHANK YOU
Semoga tulisan dari seorang ibu satu anak ini bermanfaat. Terima kasih untuk sobat yang sudah berkunjung ke rumah mungil saya. Komentar kalian semangat saya. Kalau ada saran dan masukan jangan segan untuk disampaikan. Dengan senang hati akan ditanggapi. Happy reading guys.^^

COMMENTS

TIPS & PARENTING$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

CULINARY & RECIPE$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

TRAVELLING & HISTORY$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

Name

Advertorial,3,Blogging,7,Competition,15,Culinary,8,Diary,21,Family,13,Feature,9,Friend,2,Gallery,11,History & Culture,5,Opinion,9,Parenting,14,Poetry,7,Recipe,5,Review,8,Tips,18,Travelling,16,Uncategorized,5,Video,6,Video Rashid,3,
ltr
item
SRI CORNER: Euforia Batu Giok di Aceh
Euforia Batu Giok di Aceh
http://4.bp.blogspot.com/-fJlqIfR3HsM/VJUUK-nIXKI/AAAAAAAABPs/NPt-IaKyGJ0/s640/20141210174650.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-fJlqIfR3HsM/VJUUK-nIXKI/AAAAAAAABPs/NPt-IaKyGJ0/s72-c/20141210174650.jpg
SRI CORNER
http://www.sricorner.com/2014/12/euforia-batu-giok-di-aceh.html
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/2014/12/euforia-batu-giok-di-aceh.html
true
4285505137762351497
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy