$type=carousel$count=10$cols=3$cate=0$show=home

$type=grid$rm=0$sn=0$count=1$va=0$show=home

Begini Caraku 'Bersahabat' dengan Mual Saat Hamil

Mengalami gangguan pencernaan seperti mual dan muntah adalah hal lazim yang dialami ibu hamil di masa awal kehamilan, dan biasanya itu te...

Mengalami gangguan pencernaan seperti mual dan muntah adalah hal lazim yang dialami ibu hamil di masa awal kehamilan, dan biasanya itu terjadi pada trimester pertama kehamilan. Hal itu juga yang pertama kali disampaikan dokter kandungan kepada saya saat memeriksakan diri. Selain akan sering merasa mual dan muntah, keluhan lain yang akan dirasakan yaitu frekuensi seringnya buang air kecil. 

Hari demi hari berlalu dan tanpa terasa kandungan saya memasuki usia 13 minggu. Secara fisik, terutama di bagian perut belum begitu terlihat perubahan. Namun demikian, apa yang dikatakan dokter dan juga ibu saya serta teman-teman yang sudah lebih dulu berkeluarga, keluhan-keluhan tersebut juga terjadi pada saya. 

Pusing, lemas, mual dan muntah hampir setiap hari saya rasakan. Terkadang hingga saya terkulai lemas dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Namun, bukan berarti hal tersebut bukan alasan bagi saya untuk tidak mencukupi nutrisi tubuh selama hamil. Karena, sekarang (saat hamil) makanan yang saya konsumsi sudah harus dibagi bersama si kecil yang berada dalam kandungan. Tanggung jawab saya sebagai ibu untuk memenuhi asupan gizi sang bayi, karena ia menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sang ibu. Karenanya, meski susah saya tetap makan makanan yang bergizi dan juga minum susu agar sang bayi bisa tumbuh sehat. 

Sedikit berbagi pengalaman saya tentang rasa mual muntah atau sering juga disebut morning sickness. Awal-awal saat saya merasa mual, saya sering menahannya agar jangan sampai muntah. Saya mencoba banyak cara seperti menghisap permen, mencicip sedikit gula, atau minum air yang rasanya asam agar rasa mual itu hilang atau berkurang. Memang terkadang 'jurus-jurus' itu manjur untuk mengusir rasa mual, namun malah lebih sering membuat saya cepat muntah sehingga semua makanan yang sudah saya makan berhamburan keluar.

Setelah beberapa kali mengalami hal serupa, saya menemukan 'jurus' baru untuk lebih bisa bersahabat dengan rasa mual. Saat saya merasa pusing, mulut berasa tidak enak (pahit), dan perut mulai berulah. Saat itu saya berhenti mengonsumsi apapun, berbanding terbalik dengan yang saya lakukan sebelumnya. Saya membiarkan rasa mual itu mencapai puncak sampai saya muntah. Ya,  saya mengeluarkan semua yang sudah saya makan! 

Mengapa demikian? Karena setelah mengeluarkan isi dalam perut, saya merasa lebih lega dibandingkan saya harus menahan mual agar tidak muntah. Setiap kali setelah muntah saya merasa lebih baik. Biasanya setelah muntah saya minum segelas air putih hangat atau teh manis hangat. Setelah itu, saya kembali mengisi perut saya agar sang bayi tidak kelaparan. Karena bagaimanapun, saat hamil perut tidak boleh kosong. Setelah muntah, mulut dan perut saya juga lebih 'bersahabat' menerima makanan yang saya makan. Bagi saya cara ini cukup ampuh untuk mengurangi rasa pusing dan mual yang saya rasakan. 

Perlu diingat, jika sedang berbadan dua segala sesuatu yang dikonsumsi ibu juga ikut dimakan oleh sang bayi. Jadi ibu hamil tidak boleh egois, hanya memikirkan diri sendiri. Mungkin iya sang ibu tidak merasa lapar, tapi bayi dalam kandungan harus terus mendapat asupan makanan secara berkala. Tidak harus makan dalam porsi besar, cukup makan dalam porsi kecil namun sering. Jadi, perut tidak kosong dalam waktu yang lama. Jangan lupa juga periksakan kandungan setiap bulan ke dokter atau bidan untuk menjaga tumbuh kembang sang bayi hingga nanti waktunya ia melihat dunia. 

Share:

Facebook Google+ Twitter
privacy-icon.pngTHANK YOU
Semoga tulisan dari seorang ibu satu anak ini bermanfaat. Terima kasih untuk sobat yang sudah berkunjung ke rumah mungil saya. Komentar kalian semangat saya. Kalau ada saran dan masukan jangan segan untuk disampaikan. Dengan senang hati akan ditanggapi. Happy reading guys.^^

COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...

TIPS & PARENTING$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

CULINARY & RECIPE$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

TRAVELLING & HISTORY$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

Name

Advertorial,3,Blogging,7,Competition,15,Culinary,8,Diary,21,Family,13,Feature,9,Friend,2,Gallery,11,History & Culture,5,Opinion,9,Parenting,14,Poetry,7,Recipe,5,Review,8,Tips,18,Travelling,16,Uncategorized,5,Video,6,Video Rashid,3,
ltr
item
SRI CORNER: Begini Caraku 'Bersahabat' dengan Mual Saat Hamil
Begini Caraku 'Bersahabat' dengan Mual Saat Hamil
http://2.bp.blogspot.com/-dcGJ5gg4mto/VX7tvePexeI/AAAAAAAABZs/sjNvxzTPVqI/s400/articleImg31.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-dcGJ5gg4mto/VX7tvePexeI/AAAAAAAABZs/sjNvxzTPVqI/s72-c/articleImg31.jpg
SRI CORNER
http://www.sricorner.com/2015/01/begini-caraku-menyiasati-mual-muntah.html
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/2015/01/begini-caraku-menyiasati-mual-muntah.html
true
4285505137762351497
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy