$type=carousel$count=10$cols=3$cate=0$show=home

$type=grid$rm=0$sn=0$count=1$va=0$show=home

$type=three$tbg=$count=3$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=1$show=home

Tak Semua Perempuan Aceh "Murahan"

* Perempuan Aceh Kog Murahan? (http://www.bairuindra.com/2015/07/perempuan-aceh-kok-murahan.html) * Ada Perempuan Aceh yang Lebih...


* Perempuan Aceh Kog Murahan? (http://www.bairuindra.com/2015/07/perempuan-aceh-kok-murahan.html)

* Ada Perempuan Aceh yang Lebih Murah dari Pelacur. (http://darakeumala.blogspot.com/2015/07/perempuan-aceh-yang-lebih-murah-dari.html)  

DUA judul artikel di atas yang ditulis blogger Bai Ruindra dan Mala Keumala menggelitik saya untuk ikut memberi pendapat. Hanya berpendapat, bukan berdebat. 

Setelah membaca dua artikel tersebut, saya hanya bisa menghela nafas panjang. Bukan karena kesal ataupun marah karena tulisan kedua blogger ini begitu "vulgar" dan blak-blakan. Sejujurnya, memang tak dapat dipungkiri, perempuan Aceh kini mengalami degradasi moral yang amat mengkhawatirkan. Yang lebih memilukan, seolah tidak ada solusi  mengatasi permasalahan ini, baik dari pemerintah maupun masyarakat. 

Aceh yang dikenal sebagai negeri bersyariat memang masih harus banyak berbenah diri. Kenyataannya, kata 'Negeri Syariat'  masih sangat jauh dari harapan. Meski pemerintah sudah menerapkan qanun, dari mengatur cara berpakaian, khalwat sampai pelaksanaan hukuman cambuk, tapi tetap saja pelanggaran terus terjadi. 

Kedua blogger Bai Ruindra dan Mala Keumala sudah mengupas panjang lebar perihal ini lengkap dengan contoh kasusnya. Jika ingin masuk lebih dalam tentang kenyataan ini, sebuah surat kabar harian lokal di Aceh pernah mengupas lebih jauh tentang sisi gelap perempuan Aceh.

Belum lagi kasus lainnya yang diungkap media. Misalkan penggrebekan dan penangkapan pasangan nonmahram yang melanggar qanun. Itu baru yang tertangkap basah saja, kemungkinan besar masih banyak lagi kejadian serupa yang belum terungkap aparat penegak hukum. Kenyataan memang, istilah "Boh Lam Oen" yang kerap dinisbahkan bagi  wanita Aceh yang selalu menjaga kehormatan dirinya, saat ini nyaris tidak ditemukan. 

Perubahan zaman dan perkembangan teknologi bisa jadi faktor penyebabnya. Banyak muda mudi saat ini terpengaruh budaya barat yang jelas bertentangan dengan budaya timur. Perubahan pola pergaulan ini bisa dilihat dengan mudah, misalkan lewat etika berpakaian dan berbicara. Cukup dengan melihat dan memerhatikan saja, sudah dapat dipastikan jika keadaan Aceh dulu dan sekarang jelas berbeda.  

Meski demikian, semua itu harus dilihat dengan pikiran yang jernih dan bijak. Hidup ini ibarat dua sisi mata uang. Kita juga tidak boleh menutup mata jika saat ini banyak wanita Aceh yang masih memelihara kehormatan dan harga dirinya. Mereka kekeuh memegang dan melaksanakan adat istiadat sesuai norma, budaya dan ajaran agama Islam. 

Tidak sepatutnya juga perempuan-perempuan Aceh yang bermartabat ini disamakan dengan perempuan yang (maaf) dikatakan "murahan". Sampai saat ini masih ada dan tidak sedikit jumlah perempuan Aceh yang di usianya sudah seperempat abad lebih, belum pernah menjalin asmara (pacaran). 


Bukan karena tidak laku atau tidak ada yang suka, tetapi karena ia begitu teguh menjaga kehormatan dan harga dirinya hanya untuk seseorang yang akan menjadi imam dalam hidupnya. Saya tidak perlu menyebutkan siapa dan dimana mereka sekarang.  Tapi itulah kenyataan lain yang tidak banyak orang tahu.

Dalam ajaran agama Islam, wanita lebih baik berada di rumah. Bahkan jika ingin bepergian harus ditemani mahramnya. Bisa jadi ini salah satu alasan kita sulit menemukan perempuan baik-baik berseliweran di jalanan. 

Sebagai perempuan Aceh, saya tidak menampik soal fakta ada perempuan yang disebut "murahan". Tetapi saya tidak ingin menyamakan sebutan itu untuk semua perempuan di Aceh. Mengkritik adalah hal yang wajar. Kritikan yang sifatnya membangun justru akan membuka mata hati semua orang, dan menjadi energi positif untuk sebuah perubahan. 

Seburuk apapun perempuan "murahan" itu adalah saudara kita. Ketika ada yang mengatakan perempuan Aceh itu "murahan", "pelacur", atau apalah istilah lainnya, sesungguhnya saya dan perempuan Aceh lainnya secara tak langsung juga ikut merasa direndahkan. Padahal, di luar sana ada jutaan perempuan Aceh, dan tentunya TIDAK SEMUA dari mereka "murahan". (*) 

Share:

Facebook Google+ Twitter
privacy-icon.pngTHANK YOU
Semoga tulisan dari seorang ibu satu anak ini bermanfaat. Terima kasih untuk sobat yang sudah berkunjung ke rumah mungil saya. Komentar kalian semangat saya. Kalau ada saran dan masukan jangan segan untuk disampaikan. Dengan senang hati akan ditanggapi. Happy reading guys.^^

COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...

TIPS & PARENTING$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

CULINARY & RECIPE$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

TRAVELLING & HISTORY$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

Name

Advertorial,3,Blogging,7,Competition,15,Culinary,8,Diary,21,Family,13,Feature,9,Friend,2,Gallery,11,History & Culture,5,Opinion,9,Parenting,14,Poetry,7,Recipe,5,Review,8,Tips,18,Travelling,16,Uncategorized,5,Video,6,Video Rashid,3,
ltr
item
SRI CORNER: Tak Semua Perempuan Aceh "Murahan"
Tak Semua Perempuan Aceh "Murahan"
http://2.bp.blogspot.com/-qC4v5152rrM/VbpWI79gdqI/AAAAAAAABys/jiGRYFAL52g/s640/jilbob.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-qC4v5152rrM/VbpWI79gdqI/AAAAAAAABys/jiGRYFAL52g/s72-c/jilbob.jpg
SRI CORNER
http://www.sricorner.com/2015/07/tak-semua-perempuan-aceh-murahan.html
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/2015/07/tak-semua-perempuan-aceh-murahan.html
true
4285505137762351497
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy