$type=carousel$count=10$cols=3$cate=0$show=home

$type=grid$rm=0$sn=0$count=1$va=0$show=home

$type=three$tbg=$count=3$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=1$show=home

Cerita Menyapih Rashid: Rewel Hingga Menangis Saat Terbangun Malam

Usia Rashid sudah memasuki tahun kedua. Artinya Rashid sudah bisa disapih dan tidak menyusu lagi. Beberapa hari jelang ulang tahun ke...


http://www.sricorner.com/

Usia Rashid sudah memasuki tahun kedua. Artinya Rashid sudah bisa disapih dan tidak menyusu lagi. Beberapa hari jelang ulang tahun keduanya, saya merasa was-was membayangkan bagaimana repotnya saat menyapih Rashid.

Ada beberapa pertanyaan yang kerap muncul di kepala andai Rashid tak lagi menyusu. Apakah nanti bakal rewel? Tidurnya gimana ya? Selama ini Rashid selalu tidur sambil menyusu.

Pertanyaan-pertanyaan itu cukup mengganggu karena Rashid termasuk anak ASI yang hampir tak pernah jauh dari ibunya. Apalagi selama ini Rashid selalu menyusu langsung, bukan ASI perah.

Karenanya, butuh niat kuat dan juga beberapa cara agar mudah menyapih anak dari ASI. Cerita setiap ibu tentunya berbeda-beda, begitu juga saya. Drama menyapih Rashid ini berlangsung beberapa hari. Maklum, Rashid harus menyesuaikan diri dengan keadaan baru tanpa menyusu.

Ini dia beberapa hal yang membuat saya kerepotan menghadapi Rashid yang sedang menyesuaikan diri tanpa ASI.

1. Sebentar-sebentar Minta ASI

Rashid tak pernah bisa jauh dari saya karena dia sangat suka menyusu. Sebagai ibunya, menyusui juga jadi andalan saya untuk menenangkan Rashid saat sedang menangis, ngambek, atau mengantuk. Dengan menyusui ia akan jadi lebih tenang dan cepat diam. Saat masa-masa menyapih pun, ia masih saja minta menyusu setiap beberapa menit. Wajar sih, karena itu memang sudah kebiasaannya selama dua tahun.

2. Butuh Waktu Lama Menidurkan Anak

Jika biasanya Rashid bisa tidur 5-10 menit sambil menyusu, sangat berbeda ketika dia sudah tak menyusu. Butuh waktu sampai 30 menit bahkan satu jam lebih hingga Rashid benar-benar terlelap. Belum lagi ia suka bolak balik minta menyusu. Sehingga saya harus mencari cara menidurkannya tanpa menyusu.

Sebagai penggganti ASI, saya menghidupkan muratal Quran sambil di puk puk. Tujuannya untuk menciptakan suasana nyaman agar Rashid cepat tertidur. Cara ini cukup berhasil meski di awal butuh sedikit usaha.

3. Terbangun Tengah Malam dan Rewel

Biasanya Rashid memang terbangun tengah malam dan dini hari karena haus. Saat masih menyusu, itu bukan masalah karena saya langsung menyusuinya hingga kembali tidur. Namun, saat terbangun tengah malam tanpa menyusu Rashid jadi rewel. Situasi jadi lebih susah karena ia tak mau minum susu formula dari botol.

Jadilah ia terbangun dan menangis sampai beberapa menit. Ini berlangsung sekitar 5 malam, hingga hari berikutnya ia mulai terbiasa dan tidak rewel lagi saat terbangun tengah malam. Saya bersyukur karena sekarang di usianya dua tahun empat bulan, Rashid tertidur sampai pagi dan tidak terbangun minta susu di malam hari.

Yang saya lakukan saat proses menyapih agar sukses:

1. Memberi Susu Formula

ASI memang nutrisi terbaik bagi anak 0-2 tahun. Tapi bukan berarti susu formula (sufor) itu haram alias tidak boleh diberikan kepada anak. Saya mulai memberikan sufor pada Rashid diusianya yang ke 14 bulan. Tujuannya agar ia terbiasa minum dengan botol susu dan tidak rewel jika saya tinggal sebentar. 

Tujuan lainnya untuk pengenalan. Rashid sangat suka AS dan sufor hampir tidak pernah disentuhnya, padahal saya membuatnya hanya 30 ml. Tapi itupun tidak habis. Jadi Rashid hanya minum sufor saat saya tidak di rumah, itupun karena terpaksa. Jika tidak haus sekali ia tidak mau minum sufor.

http://www.sricorner.com/
Saat bepergian, harus selalu membawa susu.

Dan benar saja, sejak Rashid tidak lagi menyusu, ia baru mau minum sufor dengan jumlah lebih banyak. Sekarang ia bisa menghabiskan 4-5 kg sufor sebulan. Padahal sebelumnya 200 gram saja tidak habis dalam sebulan. Ini adalah salah satu hal membuat saya mudah menyapih Rashid. Untuk soal sufor, pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan si anak.

2. Mengoleskan Kunyit dan Kapur Sirih pada PD

Ada banyak cara membuat anak tak mau lagi menyusu. Dari berbagai cerita yang saya dengar, ada mengoles balsem, lipstik, dan arang pada PD ibu. Tujuannya agar si anak tidak mau menyusui lagi. Untuk ini, saya memilih ramuan campuran kuyit dan kapur sirih. Kedua bahan ini jika dicampur akan menghasilkan warna merah terang seperti darah. Lalu dioles di PD.

Saat Rashid minta ASI tinggal menunjukkan PD yang sudah berwarna merah darah itu dan mengatakan jika bundanya sakit. Beruntung karena Rashid anaknya jijikan. Dengan melihat warna yang berbeda dari biasanya, ia sudah enggan menyusu. Meskipun beberapa menit kemudian dia minta lagi. Jadi saya harus stand by dengan ramuan ini.

Barulah lima hari kemudian saya stop memakai ramuan ini. Saat Rashid masih minta menysu, saya beri pengertian jika ia sudah besar dan tidak boleh menyusu lagi, sambil memberikan sufor sebagai pengganti ASI. Dan cara ini cukup berhasil di saya.


Memang perkara menyapih anak gampang-gampang susah. Jadi sebagai ibu harus kreatif dan sabar. Yang paling niat yang kuat. Berhenti menyusu bukan berarti bukan berarti tidak sayang anak. Tapi memang sudah waktunya dan harus komitmen.

Menyusui adalah bonding bagi sang ibu dan anak. Jadi setelah tak lagi menyusui saya harus mencari cara lain agar bonding diantara kami tidak renggang. Saya biasa mengajak anak makan dan bermain bersama. Intinya melakukan kegiatan yang melibatkan anak.

Untuk para ibu yang akan atau sedang menghadapi fase ini, semangat ya. Jangan malas mencari tahu dan terus belajar. Kalian punya cerita seperti apa saat menyapih anak. Share dong.

Share:

Facebook Google+ Twitter
privacy-icon.pngTHANK YOU
Semoga tulisan dari seorang ibu satu anak ini bermanfaat. Terima kasih untuk sobat yang sudah berkunjung ke rumah mungil saya. Komentar kalian semangat saya. Kalau ada saran dan masukan jangan segan untuk disampaikan. Dengan senang hati akan ditanggapi. Happy reading guys.^^

COMMENTS

TIPS & PARENTING$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

CULINARY & RECIPE$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

TRAVELLING & HISTORY$type=grid$rm=0$sn=0$count=2$va=1

Name

Advertorial,3,Blogging,7,Competition,15,Culinary,8,Diary,21,Family,13,Feature,9,Friend,2,Gallery,11,History & Culture,5,Opinion,9,Parenting,15,Poetry,7,Recipe,5,Review,8,Tips,18,Travelling,16,Uncategorized,5,Video,6,Video Rashid,3,
ltr
item
SRI CORNER: Cerita Menyapih Rashid: Rewel Hingga Menangis Saat Terbangun Malam
Cerita Menyapih Rashid: Rewel Hingga Menangis Saat Terbangun Malam
https://3.bp.blogspot.com/-7jSQUQyGLxU/Wk-ntAL0s-I/AAAAAAAACZM/zRbr5Z1eMqsvNvusjnQQ-2LSQp5jZi-RACLcBGAs/s640/IMG20170913180545.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-7jSQUQyGLxU/Wk-ntAL0s-I/AAAAAAAACZM/zRbr5Z1eMqsvNvusjnQQ-2LSQp5jZi-RACLcBGAs/s72-c/IMG20170913180545.jpg
SRI CORNER
http://www.sricorner.com/2017/11/cerita-menyapih-rashid-rewel-hingga.html
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/
http://www.sricorner.com/2017/11/cerita-menyapih-rashid-rewel-hingga.html
true
4285505137762351497
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy